Orang Asing sekarang sudah bisa memiliki Rumah Tinggal dan Apartemen di Indonesia

Kabar gembira atau kabar duka dengan terbitnya peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Kepala Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2016 ?

Kabar gembira tentunya bagi developer papan atas yang mengembangkan properti kelas atas karena terbuka kesempatan pasar yang lebih luas. Menurut hemat penulis akan menjadi kabar kurang sedang bagi kalangan rakyat bawah yang mau tidak mau, harga properti akan terkerek naik semakin tak terjangkau.

property 04

Memang ada batasan batasan dan aturan tertentu yang diatur misalnya batasan harga terendah rumah tinggal di Jakarta RP.10 Milyard artinya hanya rumah tapak dengan harga lebih dari RP.10 M yang bisa dibeli oleh orang asing dan rumah tersebut adalah rumah baru dari pengembang.

Sedangkan batasan harga minimal untuk apartemen adalah Rp. 5 milyard wilayah jakarta, serta terendah 750 juta rupiah untuk wilayah lain. Orang asing juga wajib tinggal di Indonesia tentunya.

selengkapnya silahkan klik untuk baca atau download Permen No.13 2016 link di berikut :

Permen No.13 2016_Tata Cara Orang Asing

dan lampiran Permen yang mengatur batasan harga

Lampiran Permen No.13 2016_Tata Cara Orang Asing

dikutip dari bisnis.liputan6.com

Aturan kepemilikan hunian bagi orang asing dikeluarkan untuk mendorong iklim investasi di Indonesia. Menurut Ferry selama ini investor asing membutuhkan fasilitas perumahan untuk mendukung bisnis mereka di Indonesia

“Ini bagian kemudahan perizinan. Kita berikan percepatan, ketepatan dan kepastian bagi investor,” ujarnya.

Bila Jadi semuanya serba asing

Devel0per asing, kontraktor asing, pembeli asing, penyewa asing, brokernya nanti asing juga. Mungkin pekerja bangunannya yang masih orang lokal atau dari China. Jadi pembangunan yang dikejar seolah olah demi kemajuan, hakekatnya kemajuan semu dari asing untuk asing. Padahal hemat penulis yang memang dangkal cara berpikirnya, biarlah orang asing tetap menyewa untuk kebutuhan rumah tinggal di Indonesia dan Investor lokal menyediakan rumah / apartemen yang diperlukan. Ibarat jual telor tidaklah perlu dengan ayamnya, sekarang jual telor sekalian ayamnya plus bonus kandang. Hanya limbah tersisa di bawah.